DIMANA CAHAYA
Embun menetes
Bukan karena kehendak alam
Bukan takdir musim penghujan
Tapi hati yang terisak
Gadis itu tak bersalah
Maka jangan salahkan
Gadis itu hanya ingin menikmati
Mimpinya yang datang sambil menari-nari
Ketika hati berkata cinta
Dia berkata sejujurnya
Bukankan jujur itu lebih baik?
Maka jangan salahkan
Tapi dimana cahaya?
Cahaya pelitanya?
Cahaya yang diimpikan itu,
Meredup tanpa alasan
Gadis itu berteriak
Dimana cahayaku?
Dia hanya perampas
Yang tak jelas isi hatinya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar